Langsung ke konten utama

Resep Tahu Bakso Udang Sederhana

 

Siapa yang suka tahu bakso? Kudapan paling enak, ditambah lagi dinikmatinya dengan saus sambal atau cabai rawit, nagih banget rasanya. Kalau biasanya tahu bakso yang dimakan terbuat dari olahan daging sapi, kali ini ada resep tahu bakso lain dari yang biasanya, nih. Penyuka kudapan ditambah lagi penyuka seafood pasti akan cocok banget dengan resep yang satu ini, Tahu Bakso Udang. Penasaran gak, sih dengan cara membuatnya? Yuk, disimak!

Bahan-bahan:

·    15 buah tahu kopong untuk digoreng

·    250 gram udang kupas, giling halus

·    350 gram dada ayam, giling halus

·    50 gram tepung tapioca

·    1 butir telur ayam

·    4 siung bawang putih

·    saus tiram secukupnya

·    kecap asin secukupnya

·    minyak wijen secukupnya

·    garam secukupnya

·    kaldu jamur/royco secukupnya

·    merica secukupnya

 

Cara Membuat:

·    Langkah pertama, cuci bersih tahu, kemudian potong tengah dan kerok isi bagian dalam tahu.

·    Kemudian buat adonan untuk isi tahunya. Campurkan semua bahan-bahan di atas yang sudah disiapkan, aduk merata hingga membentuk tekstur yang padat dan kenyal.

·    Langkah selanjutnya, masukkan adonan ke dalam tahu yang telah dikosongkan isi bagian dalamnya lalu kukus sekitar 20 menit. Jika sudah matang, dinginkan sebentar.

·    Langkah terakhir adalah digoreng. setelah tahu bakso tersebut terkukus matang dan telah didinginkan, siapkan minyak panas di atas wajan lalu goreng tahu bakso tersebut hingga berwarna kuning keemasan. Setelah itu tahu bakso udang siap disajikan dan dinikmati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chef Juna, Bakat Atau Keterampilan? Dari Berandalan Menjadi Chef Profesional

  Junior Rorimpandey atau lebih dikenal sebagai Chef Juna merupakan seorang koki professional spesialis masakan Perancis dan Jepang. Ia dilahirkan di Manado, 20 Juli 1975. Namanya dapat diketahui banyak orang berkat penampilannya yang menjadi salah satu juri dalam ajang Master Chef Indonesia. Sebagai juri, ia dikenal memiliki sifat yang sangat kejam, galak, tidak ramah serta komentarnya yang sangat pedas di acara TV yang menayangkan program memasak itu. Bahkan Chef Juna sampai mendapat kritikan pedas dari penonton yang mengikuti program acara TV tersebut. Namun, kepiawaiannya dalam memasak memang tidak diragukan lagi. Tak jarang dia sering menunjukkan keahliannya itu di depan para peserta dan tentunya juga di depan kamera. Koki yang telah diakui dengan lisensi dan keterampilannya itu ternyata sempat menempuh pendidikan di Universitas Trisakti, Jurusan Perminyakan selama 3,5 tahun. Namun, sayangnya ia tidak menamatkan pendidikannya hingga selesai lantaran dirinya yang dinilai terl...

Populerkan ‘Takeaway’ Saat Membeli Makanan

  Membeli makanan memang paling enak jika makan langsung di tempatnya tanpa harus dibawa pulang atau “dibungkus”. Apalagi menyantapnya bersama teman-teman sembari bercengkrama asik. Tetapi kondisi saat ini tidak memungkinkan kita untuk melakukan aktivitas seperti itu lagi. Demi memutus rantai penyebaran Covid-19, kita diharapkan untuk mengurangi pertemuan dengan orang banyak secara langsung dan selalu memakai masker. Hal ini dibuktikan dari angka Covid-19 yang semakin meningkat setiap harinya. Walaupun angka yang sembuh juga kian meningkat, namun masih belum berarti apa-apa, jika angka orang yang terdampak Covid-19 masih terus bertambah. Pemerintah terus melakukan segala cara demi memberhentikan naiknya angka Covid-19. Seperti, memberlakukan gerakan 5M pencegahan Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Melakukan segalanya dari rumah dinilai sebagai jalan tengah terbaik untuk saat ini. Seperti halnya membeli ma...

Ikan Goreng VS Ikan Bakar, Mana Yang Kamu Suka?

Gregor Moser on Unsplash Mengkonsumsi ikan dinilai memang bermanfaat bagi tubuh. Selain sebagai salah satu makanan berprotein tinggi, ikan juga kaya akan asam Lemak omega-3 yang baik untuk mata dan otak. Beberapa penelitan telah dilakukan, dan membuktikan bahwa mereka yang makan ikan secara teratur memiliki otak yang lebih besar. Hal ini berkaitan dengan memori yang ada pada otak dan fungsi kognisi. Bahkan, dengan mengonsumsi ikan dinilai dapat mengurangi risiko penyakit stroke. Dalam pengolahannya, ikan memiliki banyak macam cara. Mulai dari dikukus, direbus hingga menjadi sup, digoreng, dipanggang dan dibakar. Namun, kali ini yang akan menjadi topik adalah pengolahannya ikan melalui digoreng dan dibakar. Dua cara pengolahan itu pada umumnya memiliki tahap yang berbeda, mulai dari awal hingga akhir. Ikan yang digoreng akan membutuhkan minyak, sedangkan ikan yang dibakar akan membutuhkan api yang dihasilkan dari proses pembakaran. Akan berbeda hasilnya juga, tergantung dari media ...