Langsung ke konten utama

POCARI SWEAT FESTIVAL



Pada hari Sabtu, 15 November 2019 kemarin, Pocari Sweat sedang mengadakan festival yang bertempatkan di Basketball Hall A, Gelora Bung Karno Senayan. Festival ini diadakan oleh Pocari Sweat sendiri yang acaranya memang dikhususkan untuk para pelajar, terbukti dari acara ini sendiri yang dinamakan “Bintang SMA”. tujuan acara ini merupakan puncak dari rangkaian program “Bintang SMA” itu sendiri dan sekaligus memperkenalkan produksi anime yang baru – baru ini menjadi iklan mereka, yang memang bertemakan “Bintang SMA” itu sendiri.
Berbagai rangkaian acara berlangsung, mulai dari open gate pukul 10 pagi hingga 10 malam. Seperti halnya kompetisi E-Sport, modern dance, coswalk, dan cosplay, juga adanya workshop tentang sampah yaitu #trashtagram, dan juga bintang tamu yang membuat para pelajar berteriak histeris seperti Rendy Pandugo, Diskoria Selekta, Ernest Prakasa dengan stand up comedynya, Gading Marten, Zeezee Shahab, Tasya Farasya, bintang tamu spesial Shinomiya Yoshitoshi yang merupakan seorang pembuat anime iklan pocari sweat, dan terakhir yang ditunggu – tunggu kalangan pelajar yaitu RAN.
Acara ini memakai Basketball Hall secara outdoor dan indoor, selain panggung untuk kompetisi dan panggung untuk para guest star, ada juga stan yang berisikan kegiatan – kegiatan produksi mereka tentang iklan anime yang baru – baru ini menjadi iklan pocari sweat. Serta foodcourt untuk membeli makanan dan minuman, karena tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar.


Tiket untuk masuk ke festival ini sebesar lima puluh ribu rupiah dan untuk presale hanya sebesar tiga puluh ribu rupiah saja pas untuk kantong para pelajar. Tiket bisa dibeli secara online, yang nantinya akan mendapat E-Voucher disertai barcode QR. Begitu di depan gate, pengunjung akan digiring untuk menukar tiket online mereka di stan yang sudah disediakan, di sana tiket E-Voucher pengunjung akan ditukarkan dengan gelang yang digunakan sebagai akses masuk ke acara festival pocari sweat ini sendiri. Berbagai pemeriksaan demi keamanan juga dilakukan dengan ketat sebelum para pengunjung masuk ke area festival ini.
Begitu masuk, para pengunjung akan disuguhkan dengan booth untuk mengabadikan momen mereka datang ke festival ini. Lalu ada persimpangan, ke kiri untuk ke panggung tempat kompetisi diadakan dan stan #trashtagram yang merupakan bagian dari acara pocari sweat ini, dan ke kanan untuk ke kamar mandi dan foodcourt yang berisikan makanan dan minuman pengganjal perut serta meja dan kursi untuk makan atau sekadar duduk. Kisaran harga makanan dan minuman di foodcourt juga cukup  bervariasi dengan variasi makanan yang cukup banyak juga, mulai dari sepuluh ribu rupiah hingga empat puluh ribu rupiah mampu membuat lapar dan haus para pengunjung terlegakan.


Acara festival ini berlangsung sangat meriah, dimulai dengan kompetisi – kompetisi yang diselenggarakan oleh pocari sweat untuk mencari “Bintang SMA” dan diakhiri dengan penampilan dari bintang tamu yang ada. Hari mulai gelap, pengunjung digiring untuk masuk ke acara puncak yang berada di Basketball Indoor. Sungguh meriah, dibuka oleh Rendy Pandugo yang mampu membuat para pelajar yang hadir di festival ini berteriak heboh, lalu dilanjutkan dengan Ernest Prakasa dengan stand up comedynya, lalu penampilan 10 finalist Bintang SMA yang menang nantinya akan dipilih menjadi bintang iklan dari pocari sweat hingga pengumuman pemenang dari kompetisi yang sudah diselenggarakan. Lalu di penghujung acara, di tutup oleh guest star yang memang ditunggu – tunggu, yaitu RAN.


Cukup mengasyikan dan menyenangkan bukan acara festival yang diselenggarakan oleh pocari sweat ini? Selain menemani malam minggu para pelajar, acara ini juga dapat menjadi wadah bagi para pelajar yang ingin menuangkan bakatnya dan juga banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari berbagai rangkaian acara yang telah mereka persiapkan. Seperti halnya #trashtagram yang mengajarkan kita untuk lebih mencintai lingkungan kita dengan mendaur ulang sampah yang ada di sekitar kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Populerkan ‘Takeaway’ Saat Membeli Makanan

  Membeli makanan memang paling enak jika makan langsung di tempatnya tanpa harus dibawa pulang atau “dibungkus”. Apalagi menyantapnya bersama teman-teman sembari bercengkrama asik. Tetapi kondisi saat ini tidak memungkinkan kita untuk melakukan aktivitas seperti itu lagi. Demi memutus rantai penyebaran Covid-19, kita diharapkan untuk mengurangi pertemuan dengan orang banyak secara langsung dan selalu memakai masker. Hal ini dibuktikan dari angka Covid-19 yang semakin meningkat setiap harinya. Walaupun angka yang sembuh juga kian meningkat, namun masih belum berarti apa-apa, jika angka orang yang terdampak Covid-19 masih terus bertambah. Pemerintah terus melakukan segala cara demi memberhentikan naiknya angka Covid-19. Seperti, memberlakukan gerakan 5M pencegahan Covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Melakukan segalanya dari rumah dinilai sebagai jalan tengah terbaik untuk saat ini. Seperti halnya membeli ma...

Ikan Goreng VS Ikan Bakar, Mana Yang Kamu Suka?

Gregor Moser on Unsplash Mengkonsumsi ikan dinilai memang bermanfaat bagi tubuh. Selain sebagai salah satu makanan berprotein tinggi, ikan juga kaya akan asam Lemak omega-3 yang baik untuk mata dan otak. Beberapa penelitan telah dilakukan, dan membuktikan bahwa mereka yang makan ikan secara teratur memiliki otak yang lebih besar. Hal ini berkaitan dengan memori yang ada pada otak dan fungsi kognisi. Bahkan, dengan mengonsumsi ikan dinilai dapat mengurangi risiko penyakit stroke. Dalam pengolahannya, ikan memiliki banyak macam cara. Mulai dari dikukus, direbus hingga menjadi sup, digoreng, dipanggang dan dibakar. Namun, kali ini yang akan menjadi topik adalah pengolahannya ikan melalui digoreng dan dibakar. Dua cara pengolahan itu pada umumnya memiliki tahap yang berbeda, mulai dari awal hingga akhir. Ikan yang digoreng akan membutuhkan minyak, sedangkan ikan yang dibakar akan membutuhkan api yang dihasilkan dari proses pembakaran. Akan berbeda hasilnya juga, tergantung dari media ...

Ubur-Ubur Si Penyengat, Tips Mengolahnya

  Ubur-ubur memang termasuk hewan laut yang jarang diolah untuk dikonsumsi. Terkenal dengan sengatannya dan sebagai hewan yang memiliki racun, membuat seseorang berpikir dua kali untuk menjadikannya bahan konsumsi. Namun, sebenarnya ubur-ubur merupakan hewan yang tidak berbahaya untuk dikonsumsi. Asal di olah dengan benar, ubur-ubur justru malah kaya akan nutrisinya. Belum lagi, populasi ubur-ubur yang perlahan meningkat sudah menjadi ancaman bagi ekosistem laut. Hidupnya yang bergerombol dapat merusak populasi ikan, yang berakibat kepada hasil tangkapan nelayan yang akan berkurang. Untuk itu, dengan mengolahnya menjadi makanan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi perkembangan populasi ubur-ubur ini. Dan bisa jadi cara memperkaya cita rasa dan ragam tren kuliner pada saat-saat ini. Devi On Pinterest Untuk itu, beberapa tips dalam mengolah ubur-ubur akan diberikan. Walaupun ubur-ubur dianggap aman, namun kembali lagi kepada cara mengolahnya. Jika dilakuka...