Langsung ke konten utama

Antara Risiko Dan Manfaat Memakan Seafood

 Banyak makanan hasil olahan laut ini yang diklaim memiliki kandungan jahat bagi tubuh. Walaupun tidak melulu kandungan jahat yang terdapat didalamnya, seperti, kandungan asam lemak Omega-3 yang hanya kita dapat saat memakan hasil olahan laut ini. Namun, tetap saja, pertimbangan antara manfaat dan risiko saat memakan seafood masih sering menjadi kontroversial.

Setiap hal, memang pasti ada baik dan buruknya, begitupun makanan hasil olahan laut ini. Walaupun dia disebut sebagai makanan dengan sumber protein yang sangat bagus untuk tubuh, tidak dipungkiri juga dapat memiliki kandungan merkuri yang tinggi di dalamnya. Bahkan, beberapa bisa menyebabkan penyakit jahat, seperti kolesterol yang meningkat.

Sebenarnya, mengklaim makanan itu baik tidaknya bagi tubuh kita kembali lagi kepada kita yang memakannya. Sudah menjadi tugas kita untuk terus mengontrol apa yang masuk ke dalam tubuh kita. Memakannya secara berlebihan sudah pasti menyebabkan penyakit yang tidak kita inginkan. Tidak hanya tentang seafood, semua makanan pun begitu. Bahkan, tidak tentang makanan saja, semua hal yang dilakukan berlebihan pasti akan menyebabkan hal buruk, entah bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain.

Seafood tidaklah salah, kalau ada yang perlu disalahkan, mungkin orang yang memakannya itu sendiri. Menjaga tubuh kita sendiri merupakan tugas kita, bukan orang lain, apalagi benda mati. Banyak kandungan baik dan sangat diperlukan bagi tubuh kita yang ada di dalam makanan hasil olahan laut ini. Jadi, kita dapat mengambil yang baiknya dan membuang yang buruknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ubur-Ubur Si Penyengat, Tips Mengolahnya

  Ubur-ubur memang termasuk hewan laut yang jarang diolah untuk dikonsumsi. Terkenal dengan sengatannya dan sebagai hewan yang memiliki racun, membuat seseorang berpikir dua kali untuk menjadikannya bahan konsumsi. Namun, sebenarnya ubur-ubur merupakan hewan yang tidak berbahaya untuk dikonsumsi. Asal di olah dengan benar, ubur-ubur justru malah kaya akan nutrisinya. Belum lagi, populasi ubur-ubur yang perlahan meningkat sudah menjadi ancaman bagi ekosistem laut. Hidupnya yang bergerombol dapat merusak populasi ikan, yang berakibat kepada hasil tangkapan nelayan yang akan berkurang. Untuk itu, dengan mengolahnya menjadi makanan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi perkembangan populasi ubur-ubur ini. Dan bisa jadi cara memperkaya cita rasa dan ragam tren kuliner pada saat-saat ini. Devi On Pinterest Untuk itu, beberapa tips dalam mengolah ubur-ubur akan diberikan. Walaupun ubur-ubur dianggap aman, namun kembali lagi kepada cara mengolahnya. Jika dilakuka...

Resep Mie Udang Instan, Makanan “Akhir Bulan” tapi “Mewah”

  Suka banget sama mie instan? Tapi suka seafood juga? Ternyata dua bahan makanan itu bisa digabungin, lho! Buat kalian pencinta mie, ada cara baru lho buat makan mie. Walaupun mie instan kelihatannya makanan “akhir bulan”, tapi kalian bisa membuatnya menjadi makanan “mewah” yang pastinya ngenyangin juga. Yuk intip apa aja, sih, bahan-bahan dan bagaimana cara membuatnya. Bahan-bahan: ·     6-7 ekor udang ukuran medium, (kupas kulitnya dan juga copot kepalanya) ·     1 bungkus mie instan, (varian sesuai selera) ·     5 butir cherrytomatoes, ·     Sawi secukupnya, ·     5 cabe rawit kering, ·     2 siung bawang putih, (potong halus) ·     1 sdm minyak ikan Cara membuatnya: ·     Langkah pertama yang harus dilakukan, sudah pasti rebus mie instan di air mendidih. Caranya sama seperti jika kita ingin memasak mie instan saja, kok. Setelah di rasa cukup matang at...

Menu Unik Dari Olahan Ubur-Ubur

Salad Ubur-Ubur Andi Cakra On  Pinterest Ubur-ubur yang direbus lalu dibumbui dengan minyak wijen serta cuka dan diaduk bersama sayuran lainnya, seperti wortel dan timun. Menu masakan dari olahan ubur-ubur ini adalah salah satu menu favorit. Rasanya yang menyegarkan cocok di makan saat cuaca sedang panas. Ubur-ubur yang direbus juga mengalami beberapa proses. Ubur-ubur akan dimasukkan ke dalam air mendidih, Setelah direbus, ubur-ubur harus direndam dalam air semalaman dan selalu diganti airnya beberapa kali. Proses ini sebenarnya untuk menghilangkan rasa dari ubur-ubur itu sendiri dan bau amis. Lalu setelahnya, ubur-ubur telah siap untuk dijadikan salad. Menu yang satu ini telah populer di negeri China dan Jepang sana. Bahkan, menjadi makanan khas untuk pembuka. Karena rasanya yang menyegarkan, membuat menu masakan ini diminati, apalagi saat cuaca sedang panas. Baca Juga: Ubur-Ubur Si Penyengat, Tips Mengolahnya Tumis Ubur-Ubur Bukan hanya udang saja yang bisa ditumis, ...